simulasi-kebakaran

Simulasi Evakuasi Kebakaran

simulasi-kebakaran

Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI pada bulan Oktober mengadakan praktik prosedur evakuasi darurat dengan melaksanakan Simulasi Evakuasi Kebakaran.

Simulasi Evakuasi Kebakaran adalah metode berlatih evakuasi dalam gedung untuk kebakaran atau keadaan darurat lainnya. Umumnya, sistem darurat (ditandai oleh alarm atau pendeteksi asap kebakaran) mengeluarkan suara, dan bangunan dievakuasi seolah-olah api nyata telah terjadi.

Kadang-kadang asap buatan dihadirkan hanya untuk menambah rasa urgensi dalam simulasi evakuasi, juga untuk mencegah asumsi orang bahwa itu hanya latihan. Biasanya, waktu yang dibutuhkan untuk mengevakuasi diukur untuk memastikan bahwa itu terjadi dalam waktu yang wajar, dan masalah yang timbul selama evakuasi diidentifikasi untuk kemudian diperbaiki.
Dalam keadaan darurat di sekolah, penting bagi siswa melatih diri untuk:
•    Mengikuti petunjuk guru
•    Tetap tenang dan tidak berlari
•    Meninggalkan gedung dalam satu baris
•    Berkumpul di titik pertemuan (lapangan tenis)
Para guru terutama guru kelas melakukan pengecekan terhadap siswa untuk memastikan bahwa semuanya telah berkumpul. Sekolah lalu menugaskan koordinator melakukan pemeriksaan akhir untuk mengevakuasi siswa yang mungkin dalam kamar mandi atau terpisah dari kelas.
Kami juga mengingatkan semua pengunjung di halaman dan gedung sekolah untuk mengungsi.
Simulasi Evakuasi Kebakaran ini sangat penting dan dapat menyelamatkan jiwa dalam peristiwa darurat nyata. Luangkan waktu untuk membahas jenis-jenis keadaan darurat dengan anak Anda.